Home

Anggrek Epidendrum – Pembelahan dan Anakan

Leave a comment

Epidendrum orchid - tiny flowers

Tidak menyangka kalau anggrek Epidendrum ibaguense bisa tumbuh begitu tinggi. Anggrek yang juga dinamakan anggrek salib atau anggrek bintang ini disebut sebagai anggreknya orang miskin karena dianggap sebagai anggrek liar dan kurang begitu dihargai. Cepat tumbuh tinggi dengan banyak tumbuh akar di luar pot.

  • Anggrek Epidendrum ibaguense – anggrek salib – anggrek bintang.
  • Berasal dari Trinidad, French Guyana, Venezuela, Colombia and Brazil Utara.
  • Berbunga disepanjang tahun.
  • Bunga ukuran kecil dan tumbuh bergerombol. Bibir bunganya yang panjang mirip seperti bentuk salib.
  • Bunga bersifat ‘sequential’ yang artinya tumbuh terus dari batang yang sama dalam jangka waktu lama. Di pucuk bunga-bunga kecil yang bergerombol akan tumbuh kuncup bunga terus menerus, bisa lebih dari satu tahun lamanya.
  • Pembiakan bisa dari biji (harus dibenihkan di laboratorium), stek batang, dari anakan (keiki) atau pembelahan rumpun.
  • Anggrek ini cocok untuk iklim semi tropis dan tropis.
  • Mudah penanamannya cocok untuk pemula yang tertarik untuk menanam anggrek.

Tanaman anggrek ini sudah terlalu lama tidak begitu diperhatikan. Namun tetap tumbuh subur dan terus berbunga. Sudah saatnya untuk dikeluarkan dari pot dan dibelah. Anakan banyak tumbuh dari bawah dekat akar dan juga tumbuh pada batang bagian atas.

Karena terlalu tinggi. mudah sekali roboh tertiup angin. Karena terlalu besar, untuk mudahnya, anakan yang tumbuh diatas dipisahkan terlebih dahulu. Ternyata semua bunga tumbuh dari anakan yang tumbuh diatas, akarnya bisa dilihat bergelantungan.

Gambar bawah sebelah kiri adalah tanaman anggrek Epidendrum yang dibiarkan kelewat besar dan semua bunga tumbuh dari anakan. Gambar kanan setelah anakan yang tumbuh diatas batang dipisahkan.

Selain berat dan ribet, susah sekali mengeluarkannya dari pot. Karena pot juga retak akirnya pot tanah tersebut di pecah dengan palu. Akar menggumpal padat, jadi akhirnya di potong dan disisakan 1/4 saja. Ini aman untuk dilakukan karena banyak sekali akar yang juga tumbuh di luar diatas pot. Juga sifat anggrek ini yang mudah sekali tumbuh.

Langkah kemudian adalah memisahkan anakan yang tumbuh dari bawah. Anakan ini adalah tumbuhan baru yang belum berbunga tapi sudah tumbuh cukup tinggi. Yang terakhir adalah membagi tanaman induk menjadi 3 bagian.

Foto dibawah adalah akar yang tumbuh lebat diluar pot:

Gambar dibawah sebelah kiri adalah anakan yang tumbuh diatas ( banyak yang berbunga) dan sebelah kanah adalah yang tumbuh dari bawah (belum berbunga):

Induk tanaman yang dibagi menjadi 3 bagian, 3/4 akar dipangkas:

Epidendrum orchid - 2 divisions September 19 - 2017

Jadinya ada lima bagian yang harus ditanam kembali. Tiga dari pembagian induk, dan dua dari anakan atas dan bawah. Media tanam yang saya pakai adalah campuran dari kepingan kayu kering khusus untuk anggrek yang dicampur dengan batu scoria (3:1).

Epidendrum potting media.jpg

Setelah selesai di tanam kembali, total 5 pot:

Epidendrum Orchids - 5 divisions and repotted.jpg

Aduh capai sekali sekarang……………… 😦

Advertisements

Cymbidium – Rare Siamese Twin Flower

2 Comments

I took photos of some more Cymbidium orchids that have started to bloom. One of the Cymbidium Vogelsang ‘Eastbourne’ x So Bold ‘and Bountiful’ flowers looked kind of strange. It was a siamese twin flower! In indonesian is ‘kembar Siam’.

To continue

Cymbidiums – Slender Sepals and Petals

Leave a comment

Few days ago I bought a Cymbidium with chartreuse green flowers. The sepals and petals are slender, kind of narrow and pointy. I dislike flowers with green colour, but this one look quite pretty.

Most large Cymbidium orchids (hybrids) have rounded blooms, only sometimes I saw the ones with slender sepals and petals and usually are sold in markets or Asian shops with no identity. In our collection, there are three Cymbidiums in this category. One is definitely C. tracyanum and the other two could be (just my guess) Cymbidium insigne x and Cymbidium lowianum x.

Cymbidium lowianum: This orchid species has green colour with a clear red V marking on the tip of the lip. The one that I bought the other day also has red V marking, but it also has dots and not as clean as the lowianum supposed to be. and the lip is more ruffled.  Could it be crossed with C. hookerianum which is also green?

To continue

Menanam Anggrek Dari Biji ?

6 Comments

Orchid pods - Epidendrum sp

Pernah ada pembaca yang bercerita tentang membeli biji anggrek online, tapi karena tak ada keterangan tentang bagaimana cara menumbuhkan biji tersebut, jadi akhirnya sia-sia. Mudahkah membenihkan biji anggrek? Akankah saya tertarik untuk mencobanya? Jawabannya adalah TIDAK! Mengapa?

Untuk selanjutnya

Orchids 2017 – More Flowers

2 Comments

Cold and windy start of Spring. It is even snowing in higher places around Melbourne. More Cymbidium orchids are in bloom and quite a few are still in buds.

For more pictures

Anggrek Phalaenopsis: Water Culture – Inspeksi Akar

2 Comments

Phalaenopsis semi water culture after roots clean up - August 16-2017

Ini hanya sekedar catatan pribadi tentang perkembangan memakai sistim ‘semi water culture’.

Menanam anggrek dengan ‘water culture’ adalah dengan media air. Tanaman ditaroh didalah gelas transparan dengan akar telanjang tanpa media tanam padat sama sekali. ‘Semi water culture’ adalah dengan merendam 1/3 akar dengan air selama 2 hari dalam seminggu dan 5 hari tanpa air. Sedangkan ‘full water culture’ adalah dengan terus menerus merendam 1/3 akar dengan air.

Untuk selanjutnya

Do Cymbidium Orchids need Winter Rest?

Leave a comment

Some people say that Cymbidium orchids need winter rest. If the winter rest means that the plants should be cut out from watering and feeding completely, then I disagree. According to Julian Coker from Orchid Societies Council of Victoria (OSCOV), Cymbidium orchids are active all year around. They do not have a rest period and must be grown vigorously all year around.

To continue

Older Entries