Home

Orange Eyed Owl in Our Garden

2 Comments

Young Owl

Those at the vet clinic said it was an owl, but was it? Bird lovers out there please let me know.

This afternoon we found a small owl with large orange eyes. It sat on a rock in our front garden underneath a rose bush. When we came closer, it did not move and we were afraid that the young bird was injured and could not fly. So we put it in a large carton box and brought it to the closest vet clinic.

Well, at last the poor owl is in good hands now, as they are going to look after it until it is strong enough to let it go. They are going to release it back in our street, as owls are territorial birds… it has to go back where it is found. Maybe they are nesting inside a hollow trunk in one of some large gum trees across the street.

Wow, never thought that we have owls live in our suburb:) It has the most beautiful orange eyes! I am not sure what kind of owl it is. But the orange eyes tell us that more than likely it is crepuscular which is active around dawn and dusk. Owls with dark brown and black eyes are nocturnal where they hunt at night and the yellow eyes indicate that they are diurnal, and prefer to hunt during the day.

Baby Owl in our garden

Baby Owl

____________________*****__________________

July 16, 2017: Was It Really an Owl ?

At first, we had no idea what it was, until the people at the vet clinic said that it was actually an owl. We did not ask what kind of owl, but could it be a Southern Boobook? Or could it be a Tawny Frogmouth? Though tawny frogmouths are not owls, but the look and other characteristics are similar to owls and very often people misidentify them as owls. The one that we found in our garden was still young and perhaps it still had down feathers (white and black).

Images of Southern Boobook (left) and Tawny Frogmouth birds (right) from Wikipedia:

Southern Boobook and Tawny Frogmouth - Images from Wikipedia

It Was Not an Owl !

Shannon Skinner gave me a comment that it could be a White-tailed Kite. After I googled for information, there is a big possibility that it could be a White-tailed Kite which is also known as Black-shouldered Kite in Australia??? The black and white colour feather and orange eyes matched with the one we found. The image of Black-shouldered Kite below is from Wikipedia:

Black Shouldered Kite.jpg

Yes to Happy and Free Chickens

5 Comments

When I was young my family used to have a battery-caged egg layer chicken farm. I remember those poor hens were kept in tiny solitary cages just a little bit bigger than their body. At that time it was a new way to produce eggs to the maximal. The big building where the chickens were kept was deliberately kept bright at night to make those chickens eat all the time 24 hours nonstop. This way they would also lay eggs everyday. At that time it never crossed my mind that this practice of egg layers farming was very cruel. As the chickens unable to move at all, they will develop damaged legs and tremendous pain.

The other battery cages are designed to accommodate more than one chicken. There are several chicken in little cages that are kept in stacks in long rows. This practice is crueller than the cages designed for solitary chicken. On top of suffering from stiff and deformed legs, the frustrated hens will start to fight one another to leave them bloody and losing feathers.

Deformed Battery Caged Chicken

A Healthy and Happy Chicken In Free Range Chicken Farm

Just have a look at this picture of a suffering hen that was kept too long in confinement and compare the picture with a happy and free chicken from a free range chicken farm. Which one do you prefer to see? If you hate to see unhealthy deformed chickens, please, please… help them. You can contribute to save more chickens to live happy and free by buying FREE RANGE EGGS ONLY!

Say Yes to Happy and Free Chickens. Buy Free Range Eggs Only!

 For further read about cruelty on battery cage chicken farming :

http://www.all-creatures.org/articles/egg-battery.html

Bebek, Angsa atau Entog – Ha, ha, ha….

14 Comments

 
 
 
 

Angsa leher pendek di Pots Galore, Keysborough – Goose/Geese

Belum lama ini aku dan suami pergi ke Pots Galore di Keysborough. Disitu ada kolam dan beberapa bebek dan angsa. Kami lihat bebek dan angsa tersebut berenang-renang dan kemudian keluar dari kolam dan sibuk membersihkan bulunya yang dalam bahasa Inggrisnya adalah ‘grooming’.

Angsa-nya mama di Indonesia – Swan Geese

Waktu memperhatikan kedua jenis burung air tersebut, aku jadi mikir itu angsanya kok beda dengan angsa yang ada  di Indonesia. Angsa yang kami punya di Indonesia, lehernya lebih panjang, tubuhnya lebih besar dan lebih tinggi dan kepalanya nonong. Yang ini tubuhnya lebih pendek dan lehernya juga lebih pendek. Tapi jelas bukan bebek atau entog karena jauh lebih besar dan lebih tinggi.

Aku kemudian bilang ke suami: “Funny looking swans…. they have short necks” (Angsanya lucu, lehernya pendek”). Suamiku menjawab: “There is no swan here, they are geese!” (Engga ada swan disini, itu sih geese.”)

Ha, ha! Jadi aku sadar dalam bahasa Inggris ada tiga nama yaitu DUCK, GOOSE/GEESE dan SWAN. Sedang di Indonesia, yang aku tahu  adalah bebek, angsa dan entog (=bahasa Jawanya menthog). Anehnya yang namanya goose itu tidak seperti entog dan tak seperti bebek (atau yang juga disebut dengan nama itik)….

Bebek – Duck – Caribbean Gardens

Bebek/Duck

 
Jadi saja sesudah pulang kerumah, langsung aku cari info ke pakde Google. Engga tahunya yang dinamakan goose atau yang kata mejemuknya adalah geese itu adalah jenis angsa leher pendek dan berbeda dengan angsa/swan  ataupun bebek/duck.. Angsa berleher pendek masuk ke dalam suku Anserini, namun angsa masuk ke dalam suku Cygnini. Sedangkan bebek/duck adalah dari suku Anatidae. (Ini pengertianku…. kalau salah silahkah komentar).

Angsa Hitam – Black Swan – Albert Park Lake

 

Setelah dibikin agak pusing, aku bisa ambil kesimpulan bahwa yang dinamakan goose atau geese dalam bahasa Inggris itu, bahasa Indonesianya adalah ‘angsa leher pendek’…… dan angsa leher pendek ini  lain dari bebek, entog atupun angsa. 
Jadi mikir nih…. kalau begitu bebek dan entog(menthog) itu apa bedanya??? Nah yo!!! Ha….. Setahuku bebek yang banyak dipelihara itu badannya langsing dan lebih tegak kalau beridiri dan telurnya biru/hijau. Namun demikian, karena jenis bebek itu banyak sekali mungkin tidak semua telurnya biru/hijau. Entog atau menthog itu yang rupanya juga sejenis bebek/duck,  lebih besar dan gemuk bentuk badannya dan kakinya lebih pendek dan telurnya tidak biru tapi putih keabuan.Nah kalau begitu angsa dan goose itu telurnya warna apa dong? Oh my God! Engga habis pertanyaannya. Kalau telurnya goose si angsa leher pendek aku tak tahu warnyanya. Namun kalau angsa peliharaan kami dulu (swan goose) telurnya besar sekali dan berwarna putih. Dulu waktu masih kecil, mama sering bikin omlette telur angsa. 2 telur angsa yang besuarrr sekali itu lebih dari cukup untuk kami sekeluarga (6 orang) dan rasanya enak seperti telur ayam, tidak amis/anyir seperti telur bebek.

Entog/Mentok – Duck (Image from Wikipedia)

Catatan:  Setelah membaca dan melihat banyak gambarnya, ternyata kebanyakan jenis angsa peliharaan itu adalah keturunan dari  jenis Swan Goose (Anser cygnoides) atau juga disebut Chinese Goose yang berasal dari China, Mongolia dan Rusia Selatan.
  
Jadi ingat lagu anak dalam bahasa Jawa:
 
MENTHOG MENTHOG
 
Menthog menthog , tak kandani
Mung rupamu , angisin ngisini
Mbok ya aja ngetok , ono kandang wae
Enak enak ngorok , ora nyambut gawe
Menthog menthog , mung lakumu
Megal megol , gawe guyu
 
Oh ya, sebelum menutup tulisan ini, tahukah anda apa bahasa Jawanya angsa? Jawabannya: BANYAK.    Ha, ha, ha….
 
 

Galah, Burung Kakatua

Leave a comment

Kemarin waktu  pergi ke Brandon Park Shopping center, kulihat ada sekelompok burung Galah di-rerumputan dekat tempat parkir dipinggir jalan. Sayang aku tak bawa camera. Dari semua jenis burung kakatua yang ada di Australia, yang paling kusukai adalah yang namanya Galah karena warnanya yang bagus kombinasi antara merah jambu/pink dan abu abu.

Galah, Eolophus roseicapilla, adalah jenis kakatua yang paling banyak dijumpai disekitar rumah penduduk didaerah perkotaan. Burung ini berwarna merah jambu bagian dadanya dan abu abu kepala, sayap dan bagian belakangnya. Galah sering terlihat berpasangan atau berkelompok dilapangan memakan biji biji rumput. Setelah dewasa galah jantan dan betina kelihatan sama dan hanya bisa dibedakan dari warna iris matanya, yang jantan berwarna coklat kehitaman dan yang betina betina berwarna coklat kemerahan.

Seperti jenis burung kakatua lainnya, Galah bisa hidup puluhan tahun dan bisa dijadikan binatang piaraan. Sebagai binatang piaraan, bisa cepat jinak dan lekat pada pemiliknya dan bisa diajar berbicara. Banyak orang yang memelihara burung Galah memperlakukan burung ini sebagai layaknya anggota keluarga dan tidak dikurung. Dengan bebas burung ini tinggal didalam rumah dan biasanya hanya diberi tenggeran didekat tempat makan dan minumnya.

Sebagai burung piaraan tingkah laku burung Galah amat lucu dan kocak, maka ada sebutan: “You are a silly Galah!” yang maksudnya ‘Kamu konyol/tolol’.

Walaupun aku senang juga melihat burung Galah dipiara karena lucu dan bisa berbicara, namun rasanya aku lebih memilih melihat mereka hidup bebas di-habitat masing masing. Banyak jenis burung kakatua lainnya yang nyaris punah disebabkan oleh ulah manusia karena pembakaran/pembukaan hutan dan perdagangan burung dengan jalan ekspor ketempat lainnya yang bukan habitatnya. Marilah kita hentikan membeli binatang exotic dari negeri lain karena perdagangan binatang langka akan penyebabkan kepunahan.

Nanti deh, kalau kebetulan aku lihat burung Galah dan kebetulan bawa kamera, pasti akan kuporet burung yang  bagus warnanya ini. Menurutku burung Galah tidaklah konyol tapi cantik, cerdik dan amat lucu………….

This is a YouTube link to view Galah birds in the wild…. they are so cute!

Burung Pewarta Maut

9 Comments

 

 

Dulu aku sering mendengarnya. Suara burung itu terdengar disaat hari terasa sunyi. Disaat semua yang lain diam membisu.. Hanya suara burung itulah yang seakan merintih dengan nada tinggi  dan berulang ulang, yang menyadarkan kami atas kehadirannya. Tuit, tuit, tuit, tit, tit, ti…ti…tit……., tuit, tuit, tuit, tit, tit, ti…ti…tit…….

Dijaman dahulu, tante Nelly yang mengasuh adikku bilang: “Dengar itu burung ‘Sibuang Anak’. Burung jahat yang membuang anaknya sendiri dan membunuh anak anak burung lainnya…….”

Heran waktu itu aku tak bertanya bagaimana sebetulnya cerita tentang burung yang bunyinya membuat bulu kuduk berdiri . Mungkin karena aku sudah ngeri. Sebelumnya aku sudah dengar orang bilang  bahwa burung itu menandakan akan ada orang disekitarnya meninggal dunia. Lain dengan burung gagak yang hitam dan besar yang juga dipercayai menandakan kematian, burung  ini yang kecil ukurannya  seringnya tak pernah terlihat karena suka hinggap dipohon pohon tinggi. Hanya suaranya saja yang sedih mendayu membelah kesunyian.

Sekarang setelah bertahun tahun berlalu dan tak pernah lagi mendengar suara burung ini, barulah aku membaca kenyataan tentang burung yang oleh tante Nelly dinamakan burung ‘sibuang anak’ tersebut. Ternyata burung ini dalam bahasa Inggrisnya dinamakan ‘Plaintive Cuckoo’, sedang nama ilmiahnya adalah Cacomantis merulinus. Di Indonesia orang menamakannya burung Wiwik Kelabu, Wiwik Uncuing atau burung Kedasih.

Setelah membaca tentang perilaku induk burung ini, barulah aku mengerti mengapa  burung ini disebut sebagai burung ‘sibuang anak’. Rupanya burung ini membuang anaknya sendiri dan membunuh anak burung lainnya.  Induk burung ini tak pernah membuat sarang sendiri dan bertelur disarang burung jenis lain. Supaya siempunya sarang tak curiga akan adanya telur asing disarangnya, induk ‘sibuang anak’ itu mempunyai kebiasaan mendorong dorong telur yang lain yang ada didalam sarang itu keluar dari sarangnya dan jatuh pecah ditanah. Rupanya  induk burung plaintive cuckoo ini dengan cerdik memilih sarang dari burung lain yang warna dan ukuran telurnya mirip dengan telurnya sendiri.

Dengan demikian induk wiwik kelabu itu tak pernah mengerami telurnya dan tak pernah mengasuh anak anaknya. Dia biarkan induk burung lain jadi korban karena bukan saja harus mengasuh anak burung lain, tapi seringnya tanpa disadarinya,  telur sendiri telah dibuang keluar sarang.

Benarkah burung ‘Cacomantis merulinus’  ini mengabarkan akan datangnya maut? Ini hanya tertgantung pada kepercayaan anda sendiri dan hanya anda sendiri yang bisa menjawabnya. Namun yang jelas burung ini betul betul burung seperti yang tante Nelly bilang dulu, yaitu burung  sibuang anak. Burung yang membuang anaknya sendiri dengan jalan membiarkan burung lain mengerami telurnya dan mengasuh anaknya jika sudah menetas.

Link untuk mendengarkan suara burung Cacomantis merulinus:

http://ibc.lynxeds.com/video/plaintive-cuckoo-cacomantis-merulinus/bird-tree-singing

http://ibc.lynxeds.com/sound/plaintive-cuckoo-cacomantis-merulinus/song

Catatan: Bulan April 2011, waktu saya berada di daerah Solo, saya mendengar suara burung ini….. Jadi saya merasa senang rupanya burung ini masih ada dan tidak punah.

Lyrebird yang Pintar Ngibulin

3 Comments

Link to Facts on Lyrebird:  http://www.australianfauna.com/lyrebird.php

Lyre Lyre the Biggest Liar!!!! Ha, ha aku ingat dulu waktu belum lama  tiba di Australia. Kami pergi ke Healesville Sanctuary yang merupakan wildlife park khususnya untuk binatang asli di Australia. Waktu itu anak tetangga  yang orang Kamboja ikut pergi bersama kami.  Waktu kami mulai berjalan jalan sambil melihat kangguru, koala dan wombat, suamiku bilang kami harus melihat Lyrebird. Lyre itu ucapannya sama dengan kata liar (bahasa Inggris) yang artinya penipu. Langsung sianak Kamboja yang  berumur tujuh tahun itu tertawa geli. Sepanjang jalan dia tertawa mengikik dan akhirnya dia bilang lyrebird itu pasti suka menipu. Masa burung bisa menipu, katanya. Memang kenyataannya begitu! Lyrebird itu  begitu pandai ngibulin orang.

Bukan saja burung beo yang bisa membeo, tapi lyrebird jantan lebih pandai lagi. Bisa menirukan semua suara burung burung lain dengan jitu. Selain itu juga bisa menirukan suara buatan manusia misalnya bunyi gergaji , chainsaw dan suara alat alat bangunan lainnya, suara click-nya kamera, suara dari radio yang termasuk lagu dan nyanyian

Lyrebird (Menura novaehollandiae) adalah burung asli Australia yang banyak ditemukan dihutan hutan di Victoria, New South Wales, Queensland Tenggara dan Tasmania. Selain kepandaiannya menirukan suara, lyrebird jantan terkenal dengan keindahan ekornya dan tariannya. Untuk menarik perhatian burung betina yang amat polos penampilannya, burung jantan membuat onggokan-onggokan tanah yang tingginya bisa mencapai hampir satu meter. Disaat lyrebird jantan ini sedang mabuk kepayang, ia akan naik diatas onggokan tanah bagaikan seorang penyanyi berdiri diatas panggung. Kemudian ia akan membuka ekor yang akan melengkung kedepan nyaris menudungi kepala. Setelah itu, dalam usaha untuk mengambil perhatian sang betina, mulailah ia menyanyi.

Nyanyian lyrebird merupakan symphony yang dirancang tidak saja dengan menggunakan nyanyian ciptaan sendiri tapi juga sebagaian besar merupakan tiruan dari suara suara burung lain dan juga suara lainnya yang pernah didengar termasuk suara yang berasal dari manusia. Begitu persisnya burung ini menirukan suara burung burung lain, sehingga begitu sering pencinta burung yang ingin  melihat dan mendengar burung burung dihutan terkecoh.

Tak bisa dipungkiri, lyrebird adalah salah satu burung yang terindah dan paling unik. Kepintaraannya dalam menirukan suara betul betul mengagumkan. Begitu indahnya ciptaan Tuhan itu!!

]

Burung Tekukur

7 Comments

 

Sepasang burung tekukur

bercakap dan berdendang ria

Sangat asyiknya bertutur

menganguk-anggukkan kepala

Dikau  burung yang bahagia

hidupmu  selalu berpasangan

Bersama-sama dengan setia

sampai akhir hidup tak terpisahkan

Dari sini kulihat engkau berdua

duduk diatas dahan diluar jendela

Kulihat engkau begitu mesra

menikmati hangatnya sinar surya

28 April 2009

Tentang Burung Tekukur:

Burung ini yang bahasa Inggrisnya dikenal dengan nama “turtle dove”, adalah merupakan symbol dari kasih sayang abadi dan perdamaian.

Burung tekukur hidup dengan pasangan yang sama. Kalau anda perhatikan burung ini akan tampak berduaan dan burung ini bertingkah laku manis, lembut, tidak ribut suaranya  dan tidak kotor. Walaupun merpati juga dikenal hidup berpasangan, namun merpati (pigeon) cenderung membentuk kelompok besar, ribut serta kasar tingkah lakunya dan banyak kotorannya.

Apakah perbedaan utama antara merpati dan tekukur? Keduanya adalah termasuk dalam keluarga  Columbidae namun ada perbedaannya. Merpati (pigeon) ukurannya lebih besar jika dibandingkan dengan tekukur (turtle dove). Merpati seringnya hidup sebagai binatang piaraan sedangkan tekukur cenderung burung liar.

Burung tekukur yang hidup bebas disekitar rumah kami adalah jenis ‘spotted turtle doves’ yang nama ilmiahnya adalah: Streptopelia chinensis atau yang sekarang lebih dikenal dengan nama Stigmatopelia chinensis. Jenis  tekukur ini bisa jelas dilihat karena diatas lehernya mempunyai kerah berwarna hitam bertotol-totol putih. Ada beberapa pasang spotted turtle doves yang setiap pagi saya beri makan. Walaupun mereka semua berdatangan untuk makan tapi bisa dilihat jelas mereka tidak berbaur tapi jelas bisa dilihat mereka selalu berdua berdekatan dengan pasangannya masing masing.

Older Entries