Orchid pods - Epidendrum sp

Pernah ada pembaca yang bercerita tentang membeli biji anggrek online, tapi karena tak ada keterangan tentang bagaimana cara menumbuhkan biji tersebut, jadi akhirnya sia-sia. Mudahkah membenihkan biji anggrek? Akankah saya tertarik untuk mencobanya? Jawabannya adalah TIDAK! Mengapa?

Kebetulan anggrek Epidendrum (anggrek salib) kami berbuah sekarang. Buahnya sudah menggelembung siap untuk pecah dan menebarkan bijinya yang super halus ke udara.

Dari sumber di Internet (YouTube), saya melihat bagaimana sulitnya untuk membenihkan biji anggrek, terutama buat orang awam seperti saya sendiri. Dari satu polong buah anggrek berisi ribuan atau bahkan jutaan biji yang halus sekali berwarna keputihan. Setiap biji mungil ini tidak dilengkapi dengan endosperm yang berupa zat makanan (tepung, protein dan lemak) untuk menunjang pertumbuhan biji tersebut. Jadi untuk menumbuhkannya, diperlukan tabung gelas dengan media penumbuh khusus yang terbuat dari bahan pokok agar-agar yang mampu memberikan makanan untuk pertumbuhan. Dengan memakai agar-agar, media ini mudah buat jamur dan bakteria untuk tumbuh subur yang berakibat fatal buat pertumbuhan benih anggrek. Jadi cara membenihkan biji yang super halus ini membutuhkan tempat dan peralatan steril layaknya laboratorium.

Setelah biji tumbuh didalam tabung gelas dan cukup besar untuk bisa dikeluarkan dan ditanam dengan cara biasa, masih akan membutuhkan waktu lama sebelum tanaman cukup besar dan berbunga. Dalam taraf inipun, benih anggrek ini juga rentan terserang penyakit.

Jadi kalau anda tidak paham dan berpengalaman tentang cara menumbuhkan biji anggrek, dan anda melihat adpertensi di internet yang menawarkan biji anggrek jangan cepat tergiur dengan harganya yang murah. Saya sendiri tidak akan dan tidak tertarik untuk menanam anggrek dari biji. Tidak punya sarana dan keahlian cukup memadai dan juga tidak sabar. Lebih baik membeli anggrek yang berupa tanaman yang sudah cukup besar. Walau harganya jauh lebih mahal, tapi akan lebih gampang memeliharanya.

Untungnya banyak jenis anggrek yang gampang dikembang biakkan dari anakan dengan cara membelah/memisahkan. Jadi tak perlu susah-susah untuk mencoba menanam bijinya.

Dibawah ini adalah gambar polong buah anggrek Epidendrum yang sudah tua. Akan bisa dilihat betapa banyaknya biji-biji halus didalamnya. Untuk membayangkan ukuran bijinya saya membuat perbandingan dengan butir beras.

Orchid seeds in comparison to rice

Perbandingan biji anggrek dengan butir beras

Update: September 07, 2017: Dengan tidak memiliki endosperm, bagaimana biji aggrek liar di habitat aslinya bisa tumbuh. Setelah mencari info di internet, ternyata biji anggrek bisa tumbuh di habitat aslinya dengan bantuan sejenis symbiotic fungi (jamur simbiotik). Jika biji anggrek terjatuh diatas jamur ini, bisa menyerap makanan dari jamur itu untuk membantu pertumbuhan.

 

Advertisements