dragon-fruit-flower-bud-still-small-and-cannot-see-the-flower-stem-yet

Beberapa hari yang lalu saya memeriksa tanaman Buah Naga (Dragon Fruit – Hylocereus undatus/putih atau H. polyrhizus/merah) dengan maksud akan melepaskannya dari tiang tempatnya merambat. Tanaman ini dibeli awal tahun 2012 dan setiap musim dingin mengalami pembusukan, jadi tak begitu sehat dan belum pernah berbunga sebelumnya. Rupanya jenis yang kami punya tidak tahan hawa dingin. Tanaman buah naga ini tak bisa dipindahkan karena diikat/dirambatkan pada tiang. Maksud hati ingin melepaskannya dan memotong bagian yang terlihat hijau dan sehat untuk ditanam kembali serta ditempatkan di lokasi yang lebih ternaung. Eh…. kaget juga, ternyata ada satu kuncup bunga yang mampu tumbuh. Waktu pertama kali melihat kuncup bunga itu masih belum kelihatannya tangkainya, beberapa hari kemudian kuncup semakin tumbuh besar memanjang dan mulai terlihat tangkai bunganya.

dragon-fruit-hylocereus-undatus-not-growing-so-well-1-flower-bud

Tanaman Buah Naga (Dragon Fruit – Hylocereus sp.) dengan satu kucup bunga.

Waktu dibeli dulu, saya tidak tanya pada penjualnya apakah tanaman buah naga ini bisa berpolinasi sendiri atau harus berpolinasi silang. Saya banyak membaca bahwa buah naga lebih baik dibantu penyerbukannya secara manual supaya kesempatan menjadi buah lebih besar dari pada hanya mengandalkan cara alami oleh binatang penyerbuk. Jadi disaat bunganya mekar dan menghasilkan serbuk sari (pollen), dilakukan penyerbukan dengan memakai kuas berbulu halus. Kuas dioleskan pada benang sari, setelah serbuk sarinya banyak yang menempel di kuas, dioleskan ke putik bunga supaya bisa menghasilkan buah.

Kalau tanamannya bisa berpolinasi sendiri maka tak perlu di silangkan dengan tanaman lainnya dan bunga buah naga kami (yang hanya satu satunya) punya kesempatan untuk menjadi buah. Tapi kalau tanaman buah naga ini harus disilangkan, berarti harus mempunyai lebih dari satu tanaman dan memerlukan serbuk sari dari tanaman lainnya untuk bisa berbuah. Untuk hal ini, maka bunga buah naga kami tak akan bisa menghasilkan buah.

Kata orang, bunga buah naga akan mulai mekar di sore hari dan sudah layu di pagi harinya. Jadi penyerbukan harus dilakukan di malam hari setelah bunga mekar penuh. Kami akan tunggu kapan bunganya mekar dan akan mencoba membantu penyerbukan. Kalau bisa berbuah nantinya, berarti tanaman buah naga yang kami punya bisa berpolinasi sendiri.

Ternyata repot juga mengurus tanaman buah naga  di Melbourne sini. Tanamannya cukup besar, jadi agak repot untuk memindahkannya ditempat ternaung selama musim dingin. Kalau selama musim dingin tidak banyak hujan mungkin tidak akan membusuk., jadi selama musim dingin tanah harus cukup kering dan dihindarkan dari hujan. Entah bunganya akan jadi buah atau tidak, namun nantinya saya masih akan memotong dahan-dahannya dan yang sehat akan ditanam kembali dan meletakannya ditempat yang ternaung dibawah beranda yang terang terkena cukup sinar matahari.

Advertisements