Tadi pagi waktu pergi jalan-jalan, lihat banyak lumut tumbuh di pinggiran saluran air. Jadi kebetulan sekali karena saya perlu lumut hidup untuk melapisi kokedama. Ada dua macam lumut yang saya ambil, satu berbentuk halus dan lembut sedangkan satunya lagi agak mirip sphagnum moss yang kasar bentuknya dan sedikit menjalar. Saya tidak tahu jenis apa lumut ini.

Di Jepang lumut banyak dipakai sebagai dekorasi tanaman seperti misalnya bonsai. Banyak juga taman-taman di negeri Sakura yang dihiasi oleh batu-batu bulat berwarna hijau zamrud karena sengaja menumbuhkan lumut dipermukaan batu tersebut.Warna hijau lembut bagaikan beludru dari lumut akan menimbulkan kesan indah dan asri.

Karena kedua jenis lumut yang saya ambil agak banyak, selain untuk melapisi kokedama, jadi mencoba untuk menanamnya. Saya lihat di internet, orang menanam lumut dengan memakai sphagnum moss kering sebagai media tanam, dimana diatasnya diletakkan lumut segar yang masih hidup. Untuk menanamnya digunakan wadah plastik yang transparan dan atasnya di tutup dengan plastik transparan juga. Supaya lumut bisa bernafas, tutupnya dibuat beberapa lubang ventilasi. Lumut ini harus sering disemprot air supaya senantiasa basah tapi tidak terendam dan diletakkan di tempat yang teduh.

Karena ini baru percobaan saja, moga-moga saja bisa tumbuh dan terus bisa dikembang biakkan, hingga dikemudian hari kalau saya butuh lumut hidup tak usah susah payah mencarinya.