Tahun ini hanya ada satu tanaman anggrek Cymbidium yang sudah memenuhi pot dan harus dibelah. Jenis anggrek Cymbidium kecil: Paradisian Surprise – Devon Parish ‘Devon Falls’ x Sarah Jean ‘Peach’. Bunganya berwarna kuning lembut kelopaknya dengan bibir keunguan. Tahun ini berbunga 15 batang.

Waktu yang tepat untuk membelah dan mengganti media tanaman anggrek Cymbidium adalah disaat selesai berbunga.

Tanaman Anggrek Cymbidium waktu berbunga

Tanaman Anggrek Cymbidium waktu berbunga

  • Keluarkan tanaman dari pot, dan periksa sebaiknya dibagian mana yang harus dibelah. Kalau tanaman besar bisa dibelah jadi 3 atau 4 dengan setiap potongan harus memiliki paling sedikit 3 umbi (bulb) berdaun. Semakin  lebih banyak jumlahnya, semakin mudah berbunga dan banyak bunganya.  Harus diperhatikan setiap bagian potongan sebaiknya memiliki satu atau dua ‘back bulb’ (umbi lama yang sudah tidak berdaun) karena memiliki cadangan makanan.

Tanaman Cymbidium yang sudah memenuhi pot.

Tanaman Cymbidium yang sudah memenuhi pot. Sistim akar terlihat sehat sekali dan banyak tumbuhan baru.

  • Setelah memastikan dimana potongan akan dilakukan, ambil pisau besar dan poles/semprot dengan alkohol atau spiritus (strelisasi). Lakukan pembelahan dengan hati-hati supaya tidak ada tanaman yang terpotong. Taroh pisau diatas diantara umbi/bulb dan potong sampai tanaman terpisah tapi jangan sampai memotong akar. Setelah itu tarik lepas potongannya dan akarnya akan dengan mudah terpisah. Kalau akarnya menggumpal padat, lepaskan dulu dengan membuang media tanamnya. Setelah terpisah, bersihkan media tanam yang menempel diakar, kalau ada akar yang membusuk buang dengan jalan dipotong. Hati-hati waktu membersihkan supaya tak ada akar sehat yang terpotong. Setelah akar bersih, potong bekas batang bunga dan daun-daun kering. Gunting pemotong harus di-steril-kan dengan alkohol atau spiritus.
Tanaman Anggrek Cymbidium dibelah 2

Tanaman Anggrek Cymbidium dibelah 2

  • Sesudah bersih, siap untuk ditanam kembali dengan memakai media tanam khusus untuk bunga anggrek yang biasanya terdiri dari kepingan kayu kering atau kepingan sabut kelapa yang bisa dicampur dengan sedikit kepingan arang atau perlite. Tanam didalam pot yang ukurannya cukup saja besarnya, jangan kebesaran karena kebanyakan media tanam didalam pot bisa menyebabkan pembusukan akar dan juga tidak akan berbunga. Posisikan belahan tanaman anggrek Cymbidium dengan bagian yang ada tumbuhan baru kearah tengah dan bagian yang dipotong lebih kepinggiran pot. Isi pot dengan sedikit media tanam, letakkan tanaman diatasnya dan isi kembali dengan media tanam sampai hampir penuh. Umbi harus diatas media tanam. Beberapa kali ketok-kan pot diatas meja supaya media tanam turun.
Media Tanam untuk Anggrek

Media Tanam untuk Anggrek

Dua bagian setelah ditanam kembali

Dua bagian setelah ditanam kembali

  • Setelah selesai, siram tanaman dengan air yang dicampur dengan pupuk ganggang laut (seaweed extract) untuk mengurangi stress selama proses pembelahan. Kira kira seminggu kemudian bisa diberi pupuk tinggi nitrogen untuk membantu tumbuhkan daun dan tunas baru.

Cymbidium Paradisian Surprise – Devon Parish’Devon Falls x Sarah Jean ‘Peach’ ini akarnya sehat sekali tak ada yang busuk dan banyak tumbuhan baru, tak heran kalau tahun ini bisa berbunga 15 batang.

Catatan 26 Agustus, 2015.

Semua proses pembelahan dan penanaman kembali yang saya tulis diatas adalah cara yang betul. Namun sebetulnya yang saya kerjakan kali ini menyimpang aturan yaitu dengan mencampurkan pupuk blood & bone dan kapur dolomite dengan media tanam. Entah kenapa saya melakukan hal ini, akibatnya kedua tanaman cymbidium diatas dengan cepatnya layu daunnya dan mati. Saya mencoba menyelamatkannya dengan mengganti media tanamnya dengan yang baru tanpa tambahan pupuk sama sekali, tapi tidak berhasil.

Sebuah peringatan bagi saya untuk tidak lagi mencampurkan media tanam dengan pupuk waktu repotting. Lebih baik tunggu seminggu dua minggu sebelum memberi pupuk tinggi nitrogen dengan menaburkan diatas media atau dengan yang dilarutkan diair. Rupanya tanaman yang sedang stress selama proses pembelahan dan penanaman kembali, terbakar oleh ada tambahan pupuk dimedia tanam.