Crucifix Orchid - Epidendrum ibaguense

Crucifix Orchid – Epidendrum ibaguense

Sebentar lagi umat Kristen akan merayakan hari Paskah. Ada jenis anggrek yang namanya bisa dihubungkan dengan Paskah yaitu anggrek Salib – Crucifix Orchid atau yang nama Latinnya Epidendrum ibaguense. Kebetulan sekali barusan saya memisahkan anakan (keiki) anggrek salib ini dan menamamnya kembali didalam pot. Rupanya waktu dijaman dulu ketika para missionary Katholik untuk pertama kalinya melihat jenis bunga anggrek ini di Amerika Selatan, mereka mengasosiasikan bentuk bibir bunga anggrek mungil ini dengan bentuk salib. Dari sinilah nama Crucifix orchid atau Anggrek Salib masih melekat sampai sekarang.

Beberapa tahun yang lalu, seorang kenalan ditempat kerja memberikan potongan tanaman anggrek ini, tapi dia tak tahu namanya. Baru setelah ditanam dan kemudian berbunga, saya baru tahu ternyata jenis anggrek yang tumbuh tinggi setengah merambat ini adalah Epidendrum ibaguense atau Crucifix orchid – Anggrek Salib.

Red Epidendrum ibaguense - Crucifix Orchids

Red Epidendrum ibaguense – Crucifix Orchids

Catatan tentang Epidendrum ibaguense:

  • Nama: Crucifix orchid, Epidendrum ibaguense, Reed Stem Epidendrum.
  • Tempat asal: Amerika Tengah, Amerika Selatan, daerah Karibia
  • Bersifat Epiphytes (tumbuh diatas pohon) atau Lithophytes (tumbuh dibebatuan).
  • Bisa ditanam didalam pot atau ditanah yang mudah menyerap air.
  • Cocok untuk iklim tropis atau semi tropis.
  • Membutuhkan paling tidak 4 jam sinar matahari untuk bisa berbunga.
  • Media tanam pot: Campuran kepingan kayu dan kompos. Supaya tidak roboh, lebih baik pakai pot tanah atau pot plastik yang cukup besar karena tanaman ini tumbuh tinggi s/d 1 meter.
  • Pupuk NPK 10-10-10 dan pupuk cair ganggang laut (seaweed).
  • Memerlukan cukup banyak air semasa musim kering.
  • Jenis anggrek ini termasuk salah satu yang paling mudah ditanam dan berbunga. Cocok untuk mereka yang baru mau mencoba menanam anggrek.
  • Bunga kecil tumbuh mengelompok.
  • Warna: merah tua, merah muda, kuning, putih, oranye.
  • Bisa ditanam dengan cara pembagian tanaman atau memisahkan anakan yang sudah tumbuh akarnya.

Jenis anggrek Salib ini termasuk jenis anggrek yang paling mudah ditanam dan dikembang biakkan. Meskipun bunganya jauh lebih sederhana kalau dibandingkan dengan banyak anggrek lainnya, tapi bentuknya yang mungil menggerombol cantik juga dan  cukup semarak warnanya, tahan lama dan bisa berbunga sepanjang tahun.

Akhir-akhir ini saya lihat banyak tumbuh anakan (keiki) yang menempel dibatang dan sudah tumbuh akarnya. Untuk memisahkan cukup dengan dipatahkan dan dengan mudah anakan ini akan lepas dari batang induknya. Saya memisahkan beberapa anakan yang cukup untuk ditanam didalam pot yang ukurannya pas tidak terlalu kecil . Potnya plastik tapi nanti kalau udah tumbuh tinggi bisa dimasukkan kedalam pot keramik atau pot tanah. Memang tanaman anggrek ini tumbuhnya cukup tinggi dan agak merambat, jadi bisa ditegakkan dengan teralis supaya tidak gampang roboh.

Ada cukup banyak jenis anggrek epidendrum lain yang juga termasuk anggrek salib seperti misalnya Epidendrum radicans, E. secundum, E. denticulatum dsb. Disamping itu juga cukup banyak jenis hibrida.

Epidendrum Keiki - Anakan dengan akarnya

Epidendrum Keiki – Anakan dengan akarnya

Epidendrum keikis - Anakan setelah dipisahkan

Epidendrum keikis – Anakan setelah dipisahkan

Newly Planted Keikis - Anakan setelah ditanam

Newly Planted Keikis – Anakan setelah ditanam

Happy Easter

Catatan: Saat ini jam 7.03 malam tanggal 15 April 2014, kami sedang menyaksikan gerhana bulan total. Kami bisa melihatnya persis didepan rumah yang menghadap kearah timur. Sejak jam 6.30 tadi bulan mulai terlihat dan sudah gelap dan berwarna oranye kemerahan, tapi tidak begitu merah sekali karena malam masih belum terlalu gelap. Saat ini setengah jam kemudian bulan sudah mulai keluar dari bayangan dan sudah kelihatan separoh.

Sayang kami tak punya kamera yang bagus, hanya foto seperti ini yang bisa saya ambil:

Gerhana Bulan Total 15 April 2014

Gerhana Bulan Total 15 April 2014

Blood Moon April 15, 2014 from Melbourne

Blood Moon April 15, 2014 from Melbourne