Ingat dulu waktu belum lama aku tiba di Melbourne. Kami makan permen coklat didalam mobil dan dengan santai kubuka jendela untuk membuang pembungkus coklat. Dengan cepat suamiku bilang aku tidak boleh membuang sampah dijalanan, kalau ada yang melaporkan atau pas ada polisi bisa kena denda. Ternyata aku telah membawa kebiasaan dari tempat asalku. Banyak orang yang beranggapan bahwa ditempat umum itu bukan tanggung jawab mereka untuk menjaga kebersihan. Ah, asal rumahku, mobilku bersih…. peduli amat diluaran.

No Litter Sign

Sejak itu aku sadar bahwa kebersihan itu adalah tugas semua orang. Memang tidaklah mudah yang namanya ngurus manusia itu, sehingga dibuat peraturan supaya orang tidak membuang sampah dimana-mana. Menjaga kebersihan lingkungan itu memang seharusnya dimulai sejak kecil, dan harus menjadi kesadaran diri untuk tidak membuang sampah seenaknya.

Banyak yang beranggapan bahwa membuang sampah dijalanan dan diluaran itu okey, kan ada tukang sapu jalan. Kebersihan lingkungan itu kan tanggung jawab mereka yang tugasnya menyapu jalanan dan mereka yang mengangkut sampah. Pendapat tersebut harus betul dimusnahkan sampai keakar akarnya. Setiap anak mulai dari kecil harus dididik untuk menjaga kebersihan, tidak hanya dirumah sendiri, tapi juga diluaran.

Dinegara manapun, ada kenyataan bahwa didaerah miskin itu akan lebih kotor jika dibandingkan dengan daerah dimana orang kaya tinggal. Kenapa bisa begitu ya? Aku sendiri juga tak mengerti. Mungkinkah mereka yang rumahnya hanya gubuk jelek merasa tak perlu untuk menjaga kebersihan. Buat apa?

Kalau rumah jelek ya tetap saja jelek, kotor atau bersih. Benarkah anggapan ini? SALAH BESAR!!!! Coba saja bayangkan rumah baru yang seperti gedung maglong-maglong, namun halamannya kotor tak terawat, rumput liar tumbuh tinggi dan sampah dimana- mana. Akan kelihatan cantikkah rumah itu? Kemewahan rumah itu akan terasa hilang. Sebaliknya sebuah rumah gubuk dari bambu dengan halaman rapi dan bersih. Banyak tanaman hijau dan bunga bunga bermekaran disekelilingnya, rumah gubuk sederhana itu akan kelihatan cantik dan manis.

Ini juga sama dengan sebuah kota, walau penuh gedung-gedung modern dan megah, tapi kalau kebersihan lingkungan tak terjaga, tetap saja keindahan kota itu terasa hilang. Selain itu juga didukung oleh kenyataan lain bahwa sampah yang dibuang bar ber seenaknya disembarang tempat akan menyebabkan pencemaran lingkungan. Ini bisa mengganggu kesehatan karena sampah sampah itu menjadi sarang nyamuk, tikus dan binatang lainnya yang bisa mengganggu kesehatan dan bau tak sedap. Sampah-sampah yang menyumbat saluran air bisa menyebabkan banjir.

Jadi kita semua harus ingat bahwa ikut menjaga kebersihan lingkungan hidup adalah beban dan tugas setiap orang, bukan hanya tugas penyapu jalanan atau pembersih sampah. Tidak membuang sampah bar ber dimana mana adalah kesadaran pribadi yang harus diajarkan kepada anak sedini mungkin. Jangan biarkan tempat kita terkubur sampah, biarlah bumi ini tetap cantik, hijau, bersih, sehat dan sejahtera. Marilah kita kembangkan harga diri bukan hanya untuk kebersihan diri sendiri, namun juga dengan kebersihan rumah, halaman dan lingkungan hidup sekitar kita.

Sampah

Tulisan lain tentang kebersihan lingkungan:

https://kiyanti2008.wordpress.com/2011/11/26/jemuran-melambai/