Kledung, Kesemek, Persimmon, Diospyros kaki sp.

Disetiap pertengahan musim gugur disini di Melbourne, mulai banyak dijual buah persimmon atau buah kledung (Diospyros kaki). Kledung adalah sebutan dalam bahasa Jawa. Di Jawa Barat buah ini lebih dikenal dengan nama kesemek.

Dulu waktu aku masih di Indonesia, kami tak suka beli kledung karena rasanya yang sepat dan kesat. Walau sudah dibedakin dengan larutan kapur, masih sering buah ini rasanya tak enak. Mungkin dipetiknya belum masak betul. Di pasar pasar di daerah kota Solo dulu kalau musim kledung banyak yang menjualnya. Bentuknya bulat seperti apple dan ukurannya cukup besar lebih besar dari tomat. Warna kuning, oranye kehijauan terselubung warna putih air kapur yang mengering. Jadi saja sering orang menyebut buah ini dengan nama ‘sexy apple’, habis berbedak tebal. Rupanya memang dengan merendam buah kledung semalaman dilarutan air kapur akan membantu menghilangkan rasa sepat.

Disini di Australia, buah kledung alias persimmon yang lebih disukai adalah jenis lain yang tidak sepat. Bentuknya bulat agak persegi dan pipih. Warna kulit dan daging buahnya kuning oranye dan bisa dimakan sebelum buah masak betul. Aku sendiri lebih suka yang masih agak mengkal, jadi kalau dimakan masih renyah. Rasanya manis dengan aroma khusus yang enak sekali.

Jenis lain yang seperti dijual dipasar-pasar di daerah Solo dulu memang jenis yang sepat dan kesat karena mengandung kadar tannin yang tinggi. Buah kledung yang jenis ini seharusnya dibiarkan sampai masak sekali sebelum dipetik, dan juga harus dimakan disaat buah udah betul betul masak dan empuk. Disini buah yang jenis sepat ini tidak direndam diair kapur.

Kamarin aku beli kledung manis, sekilo hanya sekitar 3 – 4 dollar. Disaat buah buahan musim panas mulai habis, persimmon alias kledung ini (bukan yang sepat) adalah salah satu buah musiman yang kusukai. Banyak mengandung serat dan vitamin dan rasanya ‘very sweet!’

Sweet Persimmons