Christmas Day Storm Melbourne North and North West Area (Photos from Herald Sun News paper)

Hari Natal tahun 2011 ini dironai oleh banyak musibah dibeberapa daerah sekitar Melbourne. Didaerah selatan dimana kami tinggal hanya terjadi electric storm yang cukup lama tapi tak sampai membuat kerusakan…. hanya petir dan geledek menyambar serta hujan yang tidak terlalu deras. Namun bagi mereka yang tinggal didaerah barat laut dan utara mulai dari daerah Melton sampai sekitar Eltham, mengalami White Christmas, namun bukan salju lembut yang turun tapi hujan es yang cukup besar sampai lebih besar dari bola golf. Bahkan dibeberapa daerah gumpalan esnya segede jeruk lemon. Selain hujan es yang mampu memecahkan kaca mobil, genteng dan atap plastik, juga turun hujan yang deras. Daerah McLeod, Greensborough, Eltham dan sekitarnya banjir melanda. Bahkan dilaporkan terjadi juga tornado mini/angin puting beliung.

Dua kenalan kami yang tinggal didaerah Melton untung sekali karena tidak terjadi kerusakan pada rumah mereka. Namun berita kebakaran rumah chef terkenal Matt Golinski di Sunshine Coast, Queensland cukup mengagetkan. Walau Matt sendiri selamat dengan 40 % tubuh terbakar, isteri dan ketiga putrinya tewas dalam kebakaran itu. Ada kemungkinan lampu hiasan Natal menyebabkan kebakaran rumahnya. Doa kami untuk Matt semoga diberi ketabahan dan cepat sembuh kembali. Saya sering melihat Matt Golinski di tv diacara Master Chefs Australia. Juga untuk mereka yang rumahnya terkena banjir atau rumah dan mobil rusak terkena hujan es, kami mendoakan semoga tabah juga dan tahun depan akan memberikan harapan dan keuntungan baru.

***********——***********

Buah/Biji Clematis aristata liar yang seperti bulu

Seperti rencana, kami pergi juga ke air terjun Agnes/Agnes Falls kemarin Boxing Day (tanggal 26 Desember). Rencananya kami akan pergi kedaerah sekitar South Gippsland dan sekitarnya dengan tujuan utama Agnes Falls. Namun karena cuaca mendung, akhirnya hanya pergi ke Agnes Falls saja. Perjalanan sepanjang South Gippsland Highway menyuguhkan pemandangan bukit bukit dan lembah yang indah. Karena curah hujan cukup tinggi tahun ini, semuanya terlihat hijau dan segar. Banyak domba dan sapi dilepas dipadang rumput dilembah kaki bukit bukit yang saling berhimpitan. Sapi sapi hitam bertotol putih pada berbaring asyik mengunyah rumput. Semuanya serba tenang dan damai didaerah bagian selatan ini, jauh berbeda dengan daerah utara yang masih berbenah setelah banjir dan hujan es melanda daerah itu.

Daerah sekitar Korumburra yang berupa ratusan bukit bukit bundar yang saling berhimpitan itu merupakan daerah pusat gempa. Belum lama, tepatnya tanggal 5 Juli tahun ini terjadi gempa berkekuatan 4.4 SR terjadi dengan epicentre didaerah Korumburra. Kalau melihat begitu banyaknya bukit bukit kecil yang seakan akan saling berhimpitan dan bertindihan itu, tidak mengherankan kalau daerah tersebut terletak diatas fault lines/lempeng lempeng gempa.

Bunga liar warna kuning – Agnes Falls

Setelah Korumburra, perjalanan ke Agnes Falls melewati Meeniyen, Foster, Cypress Grove dan Toora.  Ditepian kota kota kecil itu, deretan toko toko masih sepi dan banyak yang masih tutup diliburan Natal. Semua pemandangan dikiri kanan jalan merupakan tanah tanah pertanian dan peternakan.Dimanapun kami lihat, bukit bukit hijau yang gundul tanpa pepohonan itu melukiskan pemandangan yang begitu nyaman.

Dari Toora, kami mengambil jalan melalui Welshpool di Slade Hill rd dan Hazel Park rd. Agnes Falls adalah air terjun yang tersembunyi ditengah tengah hijaunya bukit dan hutan hutan di Strzelecki Ranges. Air mengalir melalui sungai Agnes yang berliku liku dan kemudian air terjun melalui beberapa undakan lempeng batu dan jurang yang curam. Jalan tapak menuju air terjun sangat mudah dan dekat hanya kira kira 500 m dari tempat parkir. Disekitarnya tempat amat teduh dibawah lindungan pohon pohon Blue Gum, Silver Wattle dan Blackwood. Burung burung kookaburra sering terdengar dengan suaranya yang mengakak seperti orang tertawa. Burung burung blue wren dan fan tail terbang disemak semak melompat dari satu cabang kecabang lainnya.

Disepanjang jalan tapak menuju ke air terjun, beberapa bunga bunga liar sedang berkembang. Salah satu tanaman liar itu memiliki buah/biji yang terlihat aneh sekali karena mempunyai sirip seperti bulu burung yang halus berwarna putih. Ternyata tanaman ini adalah sejenis ‘Clematis’ yang tumbuh liar (Clematis aristata). Bulu tersebut membuat biji itu bisa diterbangkan angin.  Tanaman ini  tampak merambat diakar akar pohon disepanjang tebing.

Agnes Falls – Toora

Agnes Falls kali ini hanya setengah penuh airnya dan ini normal dimusim panas. Dimusim dingin dan semi, sering kapasitas air akan lebih banyak. Pemandangan sekitar air terjun masih terlihat alami sekali didaerah hutan dan jurang yang tidak tersentuh oleh manusia karena memang tidak ada jalan menuju kebawah air terjun itu dan dilarang untuk menuruni tebing. Hanya ada sebuah platform diatas disediakan untuk para pengunjung.

Kami makan siang ditempat piknik didekat parkir dengan membawa bekal makanan dan minuman dari rumah. Langit masih mendung, hanya kadang kadang saja sinar matahari mampu mengintip dari balik awan. Pulangnya kami lewat Silcocks Hill rd. Dari jalanan ini kami bisa melihat tepian pantai Wilson Promontary National Park. Sementara itu turbin turbin angin untuk pembangkit tenaga listrik tampak berputar baling balingnya karena tiupan angin dari pantai Bass Strait. Waktu kami hampir sampai Melbourne hujan rintik rintik mulai turun kembali. Untung kami tidak pergi lebih jauh lagi.

Pemandangan alami sekitar Agnes Falls

Bukit-bukit dan Padang Rumput Hijau – South Gippsland