Kemarin pagi pagi aku terbangun dan kulihat warna sinar mentari kemerahan mampu menembus tirai jendela. Benar saja setelah kubuka tirai jendela, warna merah menyala datang dari ufuk timur. Tidak saja mataharinya yang merah tapi langit juga terlihat kemerahan. Aku jadi ingat peribahasanya pelaut yang mengatakan: Red sky at sunset is sailor’s delight and red sky at sunrise in the morning is sailor’s warning. Rupanya para pelaut bisa menerka cuaca dengan melihat matahari. Kalau langit merah darah saat mentari terbenam, cuaca akan bagus. Namun jika disaat surya terbit langit berwarna merah, menandakan badai akan menjelang.

Rupanya kepercayaan ini sudah ada sejak zaman dahulu kala karena didalam Kitab Suci juga disebutkan bahwa: Pada petang hari karena langit merah kamu berkata: hari akan cerah, dan pada pagi hari karena langit merah kamu berkata: hari buruk. Rupa langit kamu tahu membedakannya tetapi tanda-tanda jaman tidak…. (Matius 16:2-3)

Benarkah warna langit disaat matahari terbit dan tenggelam bisa memprediksi cuaca. Kemarin waktu matahari terbit dan warnanya merah darah, memang betul malamnya hujan dan petir serta geledek menyambar. Walaupun tidak sehebat beberapa hari yang lalu tanggal 10 Nopember disaat kota Melbourne dan sekitarnya dilanda hujan keras dan butiran es. Apa para ahli bilang? Rupanya cuaca itu bergerak dari arah barat menuju ke timur karena ditiup oleh angin barat. Jadi pada dasarnya hujan dan badai bergerak dari barat kearah timur.

Mengapa kalau langit merah disaat matahari terbenam menandakan cuaca bagus? Rupanya disaat kita melihat langit merah waktu sore, matahari memancarkan sinarnya menembus partikel debu yang tebal. Ini biasanya menandakan adanya tekanan tinggi dan udara tenang sedang bergerak dari barat. Dengan demikian cuaca baik akan menjelang.

Alasan kenapa kalau langit merah dipagi hari menandakan akan datangnya cuaca buruk ? Matahari terbit yang merah memantulkan partikel debu yang baru saja lewat dari barat. Ini menandakan kemungkinan  bahwa hujan atau badai sedang bergerak kearah timur. Jika langit pagi merah sekali, ini menandakan adanya kandungan air yang tinggi di atmosfir. Dengan demikian hujan akan datang.

Jadi rupanya ada benarnya juga bahwa kalau langit merah menyala disaat surya terbit atau terbenam itu bisa dijadikan patokan udara akan bagus atau akan hujan.

Sekarang saya memikirkan kenapa Yesus berkata di ayat Matius 16: 2-3 bahwa:

Pada petang hari karena langit merah kamu berkata: hari akan cerah, dan pada pagi hari karena langit merah kamu berkata: hari buruk. Rupa langit kamu tahu membedakannya tetapi tanda-tanda jaman tidak ….

Memang kita manusia lebih cenderung hanya melihat hal hal yang terlihat dengan mata saja. Kita lupa melihat tanda tanda lain yang bagi banyak orang adalah tidak masuk akal. Tanda-tanda akhir zaman dimana Tuhan Yesus akan datang kembali kedunia ini dan mengadili semua manusia. Manusia sudah terbutakan oleh ilmu pengetahuan sehingga tidak mau melihat lagi kebenaran dan kebesaran Allah. Karena kepintarannya sendiri, semakin banyak manusia tidak percaya lagi pada Tuhan.

Tidaklah perlu kita mencari cari tanda akan datangnya akhir zaman. Entah kapan akhir zaman akan datang, kita semua tak akan bisa menentukan karena Yesus Kristus akan datang kembali kedunia ini seperti pencuri dimalam hari. Yang penting Tuhan meminta kita semua untuk selalu siap sedia.