Hari ini aku membuat Kaastengels. Sebelumnya aku lihat resep resepnya di internet. Heran semua resep dan gambar kaastengels diberi taburan keju diatasnya. Dulu dimasa mudaku engga ada modelnya begitu!  Cukup diolesan kuning telur supanya terlihat mengkilat kekuningan…..Sebetulnya kue kaastengels ini sudah mengandung cukup banyak lemak karena memakai mentega, kuning telur dan keju. Heran sekali masih ditambah keju lagi sebagai taburan diatasnya? Perlukah ini?

Selain resep dan gambar gambar kaastengels, aku lihat kue kue lainnya. Aku jadi bingung, kok banyak sekali resep resep kue yang ditaburin keju? Rupanya orang Indonesia itu sekarang begitu getol sama keju. Masa lapis legit ditaburin keju? Cake manis yang sudah mengandung banyak sekali kolesterol karena memakai banyak telur, mentega dan gula, masih juga ditaburin keju?  Perlukah ini?

Yang runyam tidak saja keju dipakai untuk makanan ala barat, tapi sudah banyak diselundupkan dimakanan tradisionil, makanan asli Indonesia. Misalnya saja getuk, masa getuk pakai keju? Apakah rasanya malah engga jadi salah kaprah? Kalau aku bikin getuk ya seperti nenek moyang kita bikin getuk, yaitu memakai gula dan kelapa. Mentegapun tak akan kupakai untuk getuk, apa lagi keju! Ya betul, aku lebih suka ‘getuk ndeso’ yang asli dan bagiku malah lebih enak dan lebih sehat.

Mungkin bagi anda doyan sekali keju karena rasanya gurih! Betul juga keju itu asin dan gurih, namun keju terbuat dari susu dan mengandung ‘bad cholesteral’. Jadi menurut pendapatku, tak perlu semua kue kue ditaburin keju. Apalagi kalau taburan keju di kue kue itu hanya sebagai hiasan supaya lebih menarik, aku lebih memilih kue kue itu polos saja tanpa keju diatasnya.

Dizaman modern saat ini dimana makanan melimpah, kita harus berhati hati agar tidak keterlaluan dalam mengkonsumsi lemak yang mengandung saturated fat ( berasal dari lemak hewan). Makanan seperti cake dan kue kue yang banyak mengandung mentega, telur dan gula jangan dikonsumsi terlalu sering. Apa lagi kue yang sudah rich sekali ini dan masih ditambah keju? Perlukah keju ini? Cobalah anda pikir. Tanpa penambahan keju saja sudah enak dan mengerikan kandungan lemaknya, apa lagi kalau ditambah keju lagi? Untuk makanan tradisionil sebaiknya dipertahankan kemurniannya dan jangan diubah ubah dengan membubuhkan bahan asing lain yang tak diperlukan  yang mengandung banyak lemak seperti mentega dan keju.

Hari ini aku membuat kaastengels dan aku tak menaburkan keju diatasnya, karena menurutku ini sama sekali tak perlu!