Sebuah puisi pendek lainnya yang masih mengenai emosi manusia. Bagi kebanyakan orang tertawa itu diartikan rasa senang dan bahagia. Tapi kalau kita lihat lebih dalam lagi, hanya satukah arti tawa itu? Kenyataannya tertawa itu bukan saja berarti kesenangan dan kebahagiaan namun bisa membawa arti lainnya……………..
Tawa
Kapankah kita bisa tertawa?
Ha, ha, ha, ha……
Tawa bahagia
Renyah menggema
Terpingkal lucu mengikik
Terlepas [...]
Read Full Post »
Salah satu dari emosi manusia yang paling membahayakan adalah rasa benci yang seringnya dibarengi dengan pikiran negatif lainnya misalnya iri hati dan kemarahan. Puisi ini meneliti perasaan ini dan akibat yang bisa ditimbulkan……..
Rasa tak suka
Marah membara
Menyesakkan kepala
Membendung pikiran
Meracuni perasaan
Kemarahan
Iri hati
Dengki
Bagaikan api
Berkobar-kobar
Menyala-nyala
Tak terbendungkan
Satu kebencian meracuni satu hati
Diri sendirilah yang jadi korbannya
Namun jika benci itu mengobari massa
Bagaikan [...]
Read Full Post »
Dingin udara mencekam
Malam ini langit kelam
Temaran sinar pudar
Terkurung dibulan kalangan
Rembulan kau tampak sayu dan sendu
Tersembunyi didalam lingaran itu
Warta apakah yang ingin kau siarkan?
Makna apakah yang kau coba gambarkan?
Sekelilingku semua hitam
Suara jengkerik terasa menghujam
Kerangka dahan tampak keperakan
Bergoyang goyang ditiup angin malam
2 Juli, 2009
Read Full Post »
Lembut tutur sapamu, tenang penampilanmu
Seandainya hidup ini pertunjukan pentas
Dibelakang layarlah peranmu
Tidak banyak tampak tapi penting itu jelas
Setiap pagi kuberi makan burung tekukur dihalaman
Untuk mengenang dirimulah ini kulakukan
Kalau sampai bicara tentang binatang dan tanaman
Kurasa kau dan aku punya banyak persamaan
Kau dan akupun suka dengan lagu2
Musik keroncong dan gamelan Jawa
Merenung diri adalah kebiasaanmu
Aku jugalah yang melakukan hal [...]
Read Full Post »
Bentangan butir butir pasir menggunung
Dibagian bumi ini gersang dan dahaga
Silau terik mentari membakar membara
Dinginnya kelam malam mencekam raga
Disini bumi ini berganti pandang
Gelintiran pasir pasir itu tidak diam
Angin sahara melukiskan banyak gambar
Ombak pasir menggulung lembut dibukit curam
Dari jauh datang seorang kelana
Pasir pasir gugur kena injakan onta
Oasis hijau itu tujuan mereka
Untuk beristirahat dbawah pohon kurma
Jumat, 5 Juni [...]
Read Full Post »
Senja
Putaran siang hari hampir usai
Dengan enggan mentari pergi
Lembayung senjapun membingkai
Bukit batu memerah warna api
Detik demi detik jingga memudar
Pelan pelan bukit itu menghitam
Bayang bayang gelap terhampar
Tidurlah surya dipelukan malam
Rabu, 3 Juni 2009
Read Full Post »
Cyber Friend
Jari jemari menari nari
Menuliskan kata kata
Dengan cara ini
Kita berdua berbicara
Tertuanglah kata hati
Tercurahkanlah semua hasrat
Dengan asyiknya
Kita menjalin kasih mesra
Namun siapakah engkau sebenarnya?
Siapakah aku ini gerangan?
Nama kitapun bukan yang sebenarnya
Cyberworld telah menciptakan kita berdua
Namun apakah kau hanya satu satunya?
Ataukah banyak bayang bayangmu?
Bagaimana aku bisa tahu
Sama semuakah bayang bayang itu?
Kumpulan Sajak dan Gambar oleh Lois/Wulan
22 Mei, 2009
Read Full Post »
Bermuka Dua
Berseri paras secerah surya
Gelap hati sehitam kelam
Dialah perempuan bermuka dua
Manis diluar tapi keruh didalam
Bagaikan kupu hinggap dibunga
Iapun terbang kesana kemari
Sambil asyik menghisap madu
Bergunjinglah ia kesana sini
Dibalik ramahnya tutur kata
Sembunyilah iri dan dengki
Kepada mereka yang tak disuka
Tak segan ia menyakiti hati
Sajak dan Gambar oleh Lois /Wulan
Jumat, 22 Mei 2009
Read Full Post »
Kulihat dia dua kali ditempat parkir. Wanita itu masih muda, rambutnya panjang pirang keemasan. Dia berjalan ditengah jalan. Wajah menunduk menatap aspal jalanan. Mobilku mendekat tapi dia tak mengangkat muka. Tidak melangkah kepinggir. Dari dekat kulihat wajah itu, walau masih tersisa kecantikannya, namun tampak kosong tanpa ekspresi. Gaun yang masih baru itu kusut dan kotor. [...]
Read Full Post »